Jumat, 13 November 2015

aku ingin pergi
by: Amoy Moy


jika sajak ini sudah sampai pada mu
aku harap kau harus pahami semuanya....
beri aku waktu, menata hati lagi
ketidak sanggupan ku yang mengharuskan ku untuk pergi dan menjauh dari semua tentang mu
aku pergi untuk menilai cinta mu.....
aku pergi melihat kesetiaan mu
aku pergi untuk menguji sabar mu
aku pergi untuk menilai rindu mu
apakah sama ketika aku pergi dan menetap di hati ketika dulu...
yakinlah,,
semua indah pada waktu nya
hanya menunggu sang waktu saja memulihkan rasa ku
memang , aku tak benar benar pergi dari mu
r


Minggu, 08 November 2015

hati ku berjalan sendiri....
tentang cinta ini.....
tak ada jadi penghambat ketika ingin ku tuangkan rasa ini......
berulang kali tiada henti, akau jatuh cinta lagi...
kali ini  , hati ku jatuh ke jiwa yang sederhana.....
wajah yang tak rupawan...
punya keperibadian yang menawan.....
ingin ku tuliskan banyak tentang nya
tapi, jika terlampau jauh ku tuliskan tentag nya
aku takut, hati ini akan sakit tuk sekian kali.....
aku tak mau seperti cinta yang dulu




aku jatuh cinta lagi...
aku mencintai orang yang sangat berjiwa sederhana..
tapi aku tak tau apakah dia juga punya rasa yang sama pada ku....
aku takut , rasa ini seperti cinta yang lama
pengobat kesepian ku dan akhirnya pergi menjauh
aku juga  takut cinta ini hanya sementara
aku juga takut cinta ku tak berbalaskan

Sabtu, 24 Oktober 2015

cinta ini, datang dengan sendirinya
tanpa ku minta akan hadirnya
cinta ini sebagai penguat ku untuk melangkah
aku jatuh cinta lagi
dan untuk sekian kali.....
tapi tak juga dapat ku labuhkan tuk satu hati.....
ku terus mencari cinta sejati....
seorang pangeran dari negeri yang belum pasti....
hadirnya buat ku menikmati dunia ini dengan senyuman menawan......
cinta ...
tak habis habis nya tuk di ungkapkan......
aku ingin umbarkan pada dunia bahwa aku jatuh cinta
apakah ini cinta yang dulu ku impikan??
tah la.......

Senin, 28 September 2015



SEMBUNYI



Langkah kaki mulai ku pelan kan



Tak ada satu irama pun yang ku keluarkan….



Tubuh ini ke takutan



Menggigil ke dinginan……..



Di semak semak terisak tangis…



Sebatang pohon tua penumpu badan ….



Takut diri tuk keluar



Akan ada binatang buas yang siap memakan tubuh yang tak berdaya ini..



Menit ke menit berlalu detik detik terlewati



Tidak satu pun ku temukan

Mereka yang berjalan di sana



Ke  pasrahan ku hanya ke padamu



Sang pencipta jagat raya..

Jumat, 25 September 2015

puisi

JATUH HATI


Sajak ini ku sampikan lewat tulisan…


Menggambarkan keadaan hati..


Hati ku lagi terombang ambing di lautan lepas……


Kadang terhempas di bawa  di tiupan angin…


Dengan rasa tak dapat di pahami.


Tiba tiba saja rasa kagum ku berubah menjadi sebuah cinta…..


Dan aku kurang tau pasti dari mana arah nya….


Aku seperti gila di buatnya.


Mencari cari sesosok banyangan nya di antara satu dengan yang lain nya…..


Ohh..


Ini kah yang di namakan cinta…


Saat berjumpa jantung terasa berdenyut kencang….


Bibir tak mampu berucap


Hanya dari kejauhan lah aku mampu memandangi nya….

Itu pn aku tak mau terlalu lama.


Karena itu zinah bagi ku…


 




JATUH HATI



Sajak ini ku sampikan lewat tulisan…



Menggambarkan keadaan hati..



Hati ku lagi terombang ambing di lautan lepas……



Kadang terhempas di bawa  di tiupan angin…



Dengan rasa tak dapat di pahami.



Tiba tiba saja rasa kagum ku berubah menjadi sebuah cinta…..



Dan aku kurang tau pasti dari mana arah nya….



Aku seperti gila di buatnya.



Mencari cari sesosok banyangan nya di antara satu dengan yang lain nya…..



Ohh..

Ini kah yang di namakan cinta…



Saat berjumpa jantung terasa berdenyut kencang….



Bibir tak mampu berucap



Hanya dari kejauhan lah aku mampu memandangi nya….



Itu pn aku tak mau terlalu lama.



Karena itu zinah bagi ku…



 

PUISI



 MISTERIUS

Malam begitu terang dengan rembulan……
Sang bintang jadi teman kesepian
Mata begitu tajam memandangi sesosok pria yang sendirian
Di ujung pilar rumah allah nan megah
Siapakah dia, jadi pertanyaan ku…
Suara nya begitu sempurna melantunkan firman firman allah….
Bergetar hati ku mendengarkan nya….
Cahaya bulan kalah dengan pesona nya….
Dia begitu sangat sempurna di mata ku….
Tanda tanda besar bagi ku……
Ingin aku mendekat menyakan siapakah akhi…..
Tapi keyakinan ku  mengatakan tak pantas seorang perempuan berbicang bincang dengan orang yang tak di kenal
Ketika cahaya bulan mulai memudar
Meninggalkan singgasana nya  langit
Sesosok pria itu pun ikut menghilang
Tak tau kemana  dia pergi…..

Rabu, 17 Juni 2015

CURAHAN HATI

Hentaan kaki mu,kini mendekati ku

tibalah kaudi dedapan ku...

menggandeng wanita yang tak ku kenal paras nya....

walau nama nya sudah wara wiri di telinga ku seminggu lalu....

semenjak berita pernikahan mu ku terima...

bibir ku ajak tersenyum, saat kau menyapa ku tanpa merasa salah

menggore hati ku.......

bibir ku nan mungil ku ajak tuk beri ucapan selamat untuk mu

padahal hati sudah meraung raung untuk pergi yang sesak kan hati...

ya tuhan...

kau pemilik hati...

kau maha membolak balikkan hati manusia, ku serahkan jiwa ini untuk mu....

apakah aku mampu berdusta ,tentang rasa ku yang tak tersembunyikan lagi ??

apakah aku mampu menenggelamkan cinta yang sudah menemani ku?

apakah aku mampu berdiri tegar saat ku lihat dia yang ku sayang bersama yang lain...???

semua ku serahkan pada mu....

yang maha perkasa

 

Minggu, 14 Juni 2015

detik detik ke pergian mu

termenung aku dim sudut pohon....

melihat banyangan mu semakin memudar...

hilang semua cita cita yang di agungkan 

tangis ku melepas kepergian mu...

restu ku bersama mu..

walau sejuta untaian doa ku mengiringi mu..

walau bibir ku sudah ku ajak damai, merelakan diri mu.....

namun hati berbicara lain...

dia tak mau sepakat juga........

tak sanggup menerima kepergian mu...

mungkinkah aku akan jadi sendiri lagi........?

selamat jalan....

wahai insan yang pernah ku cinta